KUMPULAN ARTIKEL :

Selasa, 21 Juli 2026

MENGAPA ASAP KEMBANG API PADA SEREMONI KEMENANGAN FINAL PIALA DUNIA 2026 BERWARNA BIRU MUDA SEPERTI WARNA ARGENTINA ???

Piala Dunia 2026 memang telah berakhir. Namun keseruan untuk membahasnya nampaknya masih belum berakhir.

Salah satunya adalah fenomena asam kembang api pada seremoni kemenangan final Piala Dunia 2026 yang berwarna biru muda seperti warna khas Argentina yang selama ini kita kenal ??? Mengapa tidak berwarna merah dan kuning yang merupakan warna Spanyol ??? Atau mengapa tidak pakai warna lain yang netral ???

Fenomena asap kembang api ini memunculkan dugaan dan memperkuat banyaknya dugaan akan adanya skenario dan upaya untuk mengintervensi sedemikian rupa untuk menjadi Argentina sebagai juara Piala Dunia 2026 ini.

Salah satu yang menjadi perbincangan adalah mengapa Argentina melawan tim-tim yang mayoritas bukan tim unggulan, terutama pada babak penyisihan awal.

Bahkan dalam babak semi final saat Argentina vs Inggris pun muncul opini adanya skenario untuk memenangkan Argentina ketika Inggris menarik banyak pemain bergaya menyerangnya dan benar-benar bermain bertahan habis sehingga Argentina menjadi sangat leluasa melancarkan serangan. Demikian juga beberapa keputusan wasit yang layak dipertanyakan saat Argentina melawan Inggris di semi final ini.

Jika alasannya Inggris melakukan itu adalah demi mempertahankan skor 1 - 0 yang sudah diraihnya mengalahkan Argentina, lalu mengapa Inggris lebih leluasa bermain saat melawan Perancis untuk memperebutkan Juara 3 padahal skor sudah 4 - 0 dan akhirnya Inggris menang atas Perancis dengan skor 6 - 4.

Meskipun perjalanan Argentina menuju final melewati tim-tim yang kurang bahkan tidak diunggulkan, namun siapa sangka bahwa Mesir melakukan perlawanan yang sangat luar biasa sehingga membuat Argentina sempat kewalahan.

Dan saat melawan Mesir inilah, banyak keputusan wasit yang kontroversial dan layak dipertanyakan, mulai dari keputusan menganulir gol Mesir, tidak memberikan hadiah pinalti ketika pemain Argentina melakukan pelanggaran di kotak pinalti, hingga memberikan hadiah pinalti kepada Argentina di mana pelanggaran itu cenderung sama dengan pelanggaran yang dilakukan pemain Argentina di kotak pinalti. Keputusan wasit tidak mau melihat atau menggunakan VAR untuk melihat gol yang dilakukan Argentina di mana ada layangan protes dari Mesir serta pelanggaran yang dibuat pemain Argentina di kotak pinalti membuat kita bertanya-tanya tentang keobyektifan / keadilan wasit.

MENGAPA ASAP KEMBANG API PADA SEREMONI KEMENANGAN FINAL PIALA DUNIA 2026 BERWARNA BIRU MUDA SEPERTI WARNA KHAS ARGENTINA ?

Kembali ke laga final Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026, ada keputusan wasit yang kontroversial, setelah wasit asal Slovenia, Slavko Vincic,  yangmenganulir gol Nico Williams segera setelah dicetak, sehingga pertandingan tetap berakhir imbang dan memicu perdebatan sengit mengenai standar wasit.

Gol tersebut dianulir atas dasar adanya pelanggaran yang dilakukan pemain Spanyol di kotak pinalti. Namun jika kita benar-benar menyaksikan tayangan lambatnya, sama sekali tidak ada pelanggaran yang disebabkan oleh pemain Spanyol. Aksi pura-pura jatuh pemain bertahan Argentina adalah sebuah trik.

Lalu bagaimana menurut Anda ? Silahkan Anda saksikan dalam video tayangan lambat di atas untuk menilainya !

Sayangnya, keputusan wasit tidak lagi dibuat dengan melihat VAR terlebih dahulu. Di sinilah mengapa muncul opini bahwa wasit tidak netral dalam membuat kebijakan dan keputusan.

Nampaknya apa yang terjadi selama perpanjangan waktu, nampaknya wasit berusaha agar pertandingan berakhir dengan drama adu pinalti di mana itu harapan terbesar Argentina, apalagi jika melihat kiprah sang kiper yang sedang bersinar sehingga memungkinkan Argentina menjadi menang jika terjadi adu pinalti.

MENGAPA ASAP KEMBANG API PADA SEREMONI KEMENANGAN FINAL PIALA DUNIA 2026 BERWARNA BIRU MUDA SEPERTI WARNA KHAS ARGENTINA ?

Statistik di atas menjadi jawaban atau dasar mengapa drama adu pinalti menjadi andalan Argentina untuk bisa menjadi juara Piala Dunia 2026.

Dengan shots on target yang NOL dan ball possession hanya 32% serta tidak adanya keunggulan Argentina sama sekali terhadap Spanyol kecuali yang negatif, maka drama adu pinalti menjadi skenario yang paling diandalkan. Mungkin itulah mengapa 2 gol Spanyol dianulir.

Dan mungkin Allah berkehendak lain, Allah memang benar-benar berkehendak Spanyol untuk menang atas Argentina sebagaimana harapan banyak orang, terutama harapan penduduk Palestina sebagai orang-orang teraniaya.

Sebagaimana kita ketahui, pemerintah Spanyol sangat tegas dan lantang membela Palestina ditambah dengan aksi Lamine Yamal yang menunjukkan dukungan dan pembelaannya kepada Palestina sehingga melakukan aksi mengibarkan bendera Palestina dalam pawai merayakan kemenangan Barcelona menjadi juara Liga Spanyol 2025-2026.

Dan di bawah ini adalah gol yang berhasil dicetak oleh Ferran Tores pada menit ke-105 atat awal babak ke-2 perpanjangan waktu ke gawang Argentina :

Meskipun sudah mencetak 1 gol, Spanyol tidak seperti Inggris yang langsung total bertahan, Spanyol tetap terus melakukan serangan,

Dan Ferran Tores hampir kembali menunjukkan dirinya sedang benar-benar bersinar karena pada menit ke-113, ia kembali mencetak gol ke gawang Argentina.

Sayangnya, gol Ferran Tores ini lagi-lagi dianulir hakim garis atas dasar posisi Ferran Tores dinyatakan berada dalam posisi offside. Tapi sekali lagi, keputusan wasit ini dibuat dengan tanpa melihat VAR. Dan ini smakin memperkuat bahwasannya wasit tidak netral dalam membuat kebijakan dan keputusan.

Lalu bagaimana menurut Anda ? Silahkan Anda saksikan dalam video tayangan lambat di atas untuk menilainya !

Kalau melihat video di atas, hakim garis tampak tidak langsung membuat keputusan sebagai offside, melainkan keputusan menyatakan offside tersebut baru dilakukan setelah Ferran Tores mencetak gol.

Mungkin keputusan menganulir gol ke-2 Ferran Tores ini untuk memberikan harapan agar Argentina bisa membalas mencetak gol, bahkan seperti sebelumnya saat melawan Mesir dan Inggris yang malah bisa membalikkan skor. Minimal berakhir seri dan diakhiri dengan drama adu pinalti yang memang menjadi skenario andalannya.

Bagaimana menurut Anda ??? Apakah wasit benar-benar berat sebelah dan berpihak kepada Argentina ???

Yang pasti, seringkali amarah muncul jika terjadi tidak sesuai dengan yang sangat diharapkan apalagi diskenariokan.

Tinggal pertanyaannya, mengapa ya sampai segitunya berupaya membuat skenario dan intervensi agar Argentina menang menjadi juara Piala Dunia 2026 ???

Jika dianggap dugaan ini mengada-ngada, sekali lagi sebagai disampaikan di awal, mengapa asam kembang api pada seremoni kemenangan final Piala Dunia 2026 berwarna biru muda seperti warna khas Argentina ??? Kebetulankah ??? Atau, memang sudah disiapkan sebelum-sebelumnya demi jalannya skenario.

Dan sekali, Allah berkehendak lain. Dan kalau maudikait-kaitkan, ini kekuatan doa orang-orang yang terzalimi, yaitu doa penduduk Palestina mendukung Spanyol yang tegas dan lantang membela Palestina serta aksi Yamal yang mengibarkan bendera Palestina saat pawai merayakan kemenangan Barcelona menjadi Juara Liga Spanyol 2025-2026.

Dan yang paling dikhawatirkan jika Spanyol nanti adalah semakin berkibarnya bendera Palestina dan semakin berpihaknya masyarakat dunia kepada Palestina. Dan inilah yang memang terjadi, banyak orang mengibarkan bendera Palestina di banyak tempat dan negara untuk merayakan Spanyol sebagai juara Piala Dunia 2026. Semoga semakin berkibar bendera Palestina selanjutnya di mana-mana sebagai bentuk pembelaan terhadap Palestina hingga Palestina benar-benar merdeka dan terusirnya Israel dari bumi Palestina.

"Jangan campuradukkan politik dengan sepakbola". Ah, sampaikan saja itu pada ketua dan pengurus FIFA, UEFA, OLYMPIADE, dan ajang olahraga lainnya serta para wasit pemimpin pertandingan. Atau tulis itu di akun media sosial Anda dengan membuat taggar atau mencolek mereka.

Yang Anda harus jawab dalam postingan ini sebagaimana dijadikan judul adalah mengapa asap kembang api pada seremoni kemenangan final Piala Dunia 2026 kok berwarna biru muda seperti warna khas Argentina bukannya berwarna Merah dan kuning, atau minimal berwarna netral, atau seperti pernah ajang sepakbola dijadikan ajang untuk mendukung LGBT maka berwarna pelangi, atau berwarna pink yang biasa diartikan dengan cinta ???


Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Olahraga,


Max Hendrian Sahuleka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  • SHARE