Alasan saya menjagokan Spanyol karena alasan teknis dan rekam jejaknya dalam dunia olahraga. Spanyol termasuk tim yang pernah menjadi juara dalam Piala Dunia, yaitu pada tahun 2010. Dalam Piala Eropa, Spanyol adalah tim yang paling banyak memperoleh gelar juara, yaitu sebanyak 4 kali (1964, 2008, 2012, 2024).
Pengalaman terakhir Spanyol menjadi Juara Piala Eropa pada tahun 2024 yang baru terjadi yaitu 2 tahun lalu membangun mental juara dalam tim Spanyol yang berlaga dalam Piala Dunia 2026.
Mental Juara tim Spanyol dalam Piala Dunia 2026 ini semakin terbangun ketika 8 pemain Barcelona masuk menjadi tim. Pasalnya, Barcelona baru saja menjadi Juara Liga Spanyol tahun 2025-2026. Mereka adalah :
- Kiper : Joan Garcia.
- Bek / Pemain Bertahan : Eric Garcia, Pau Cubarsi.
- Gelandang / Pemain Tengah : Pedri, Gavi.
- Striker / Pemain Depan : Ferran Tores, Lamine Yamal, Daniel Olmo.
Dengan dominannya pemain Barcelona menjadi squad dan pemain andalan Spanyol ini maka bukan hanya masih hangatnya mereka dengan mental juaranya karena Barcelona adalah Juara Piala Liga Spanyol 2025-2026 melainkan juga hubungan kuat biasa bermain sebagai tim yang merupakan modal besar untuk membangun kerjasama dalam permainan tim Spanyol dalam Piala Dunia 2026.
Namun demikian, kemendukungan saya terhadap Spanyol bukan hanya alasan teknis dan rekam jejak tim Spanyol dalam dunia olahraga, melainkan juga karena Spanyol menjadi negara Eropa garda depan yang paling tegas dan lantang serta konsisten suaranya dalam membela Palestina.
Selain itu, aksi Lamine Yamal mengibarkan bendera Palestina ketika pawai keliling merayakan Barcelona menjadi Juara Liga Spanyol 2025-2026 membuat saya semakin mendukung Spanyol sebagaimana aksinya tersebut dapat kita lihat dalam video di bawah ini :
Dan semakin besar mendukung Spanyol menjadi Juara Piala Dunia 2026 ketika terjadi aksi mengusung spanduk besar "Destroy Israel" dan menghantam spanduk tersebut dengan bola besar bergambar semangka yang menjadi simbol Palestina dalam "San Fermin Bull Run Festival" pada 6 Juli 2026 di Pamplona Main Square sebagaimana dapat kita lihat dalam video di bawah ini :
Alasan mendukung Spanyol inilah yang dikhawatirkan dan ditakutkan oleh Israel jika Spanyol menjadi Juara Piala Dunia 2026, yaitu semakin besar dukungan dan pembelaan terhadap Palestina. Dan itulah yang terjadi.
Momen perayaan kemenangan Spanyol usai menjuarai Piala Dunia 2026 menjadi sorotan di media sosial. Dalam sebuah video yang beredar luas, sejumlah suporter La Roja terlihat mengibarkan bendera Palestina sambil merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka mengalahkan Argentina di partai final.
Kemenangan Spanyol dirayakan suka cita oleh sejumlah suporter di seluruh dunia. Salah satu luapan ekspresi perayaan suporter adalah mengibarkan bendera Palestina dan yel-yel "Free Palestine" di kota New York Amerika Serikat maupun dari beberapa jalanan di Spanyol.
Aksi tersebut menarik perhatian warganet karena berlangsung di tengah euforia perayaan gelar juara dunia. Para pendukung Spanyol tampak bernyanyi, bersorak, dan mengibarkan bendera Palestina di antara lautan suporter yang merayakan kemenangan tim mereka. Video itu pun viral dan memicu beragam tanggapan dari pengguna media sosial.
Bukan hanya mengibarkan bendera Palestina dan meneriakkan yel-yel "Free Palestine" saat merayakan kemenangan Spanyol menjadi Juara Piala Dunia 2026, melainkan juga melakukan aksi menentang / mengecam Israel dengan menginjak dan melindas bendera Israel sebagaimana tampak dalam video di atas.
Dan ada yang lebih dikhawatirkan dan ditakutkan lagi oleh Israel dari sekedar dukungan dan pembelaan terhadap Palestina, yaitu dukungan dan pembelaan terhadap Islam.
Jangan lupa, menyebarnya Islam di Eropa melalui Andalusia Spanyol yang kemudian melahirkan kebangkitan (renaissance) di Eropa yang diwarnai dengan menyebar dan berkembangkan pemikiran dari Ibnu Rusyd atau yang di Eropa dikenal dengan nama Averroes.
Dan semua ini membuat Israel semakin takut terutama terkait dengan aksi Israel berusaha memerangi Iran. Bagaimana pun juga, Amerika dan Israel telah kehilangan sekutu kuat dan besarnya untuk membantunya memerangi Iran, yaitu Inggris dan Jerman.
Melalui kemenangan Spanyol yang menampakkan aksi bela Palestina dan mengecam Israel akan membuat Israel semakin kehilangan dukungannya di Eropa, terutama dalam upaya untuk memerangi Iran. Bahkan lebih dari itu, malah akan membuat semakin meningkatkan dukungan kepada Iran untuk melawan dan menghancurkan Israel. Apalagi setelah menyaksikan ketidakadilan perlakuan Amerika kepada Tim Nasional Iran dalam Piala Dunia 2026 ini.
Itulah mengapa Israel dan mereka yang pro pada Israel berusaha mencegah efek politik Piala Dunia 2026 ini dengan mengatakan "jangan campuradukkan olahraga dengan politik". Sebuah slogan yang sangat naif ketika kita mengacu bagaimana official FIFA, UEFA, dan Olympiade sering melarang tim-tim untuk berlaga dalam ajang mereka dengan alasan politik.
Lagipula yakin nih 100% jika alasan Anda mendukung Argentina benar-benar bukan karena alasam politik ?
Mungkin saya percaya bahwa sebagian yang mendukung Argentina bukan karena politik, apalagi ketika saya memang telah mengetahuinya bahwa ia mendukung Argentina dalam Piala Dunia sejak lama. Tapi bagaimana dengan Benjamin Netanyahu ? Apakah yakin bahwa tindakannya mendukung Argentina dalam Piala Dunia 2026 ini bukan karena politik ?
Lalu, jika bukan karena alasan politik, mengapa harus marah dengan aksi mengibarkan bendera Palestina ketika Spanyol menang dengan menyerang para supporter yang mengibarkan bendera Palestina dan mengumandakan yel "Free Palestine". Katanya mendukung demokrasi ? Bukankah demokrasi itu menjunjung tinggi kebebasan ekspresi ?
Lagipula, jika melarang dikibarkannya bendera Palestina, lalu mengapa diam seribu bahasa dengan aksi supporter Argentina ketika mengibarkan bendera Israel pasca Argentina berhasil mengalah Mesirkan ? Alasan politis atau ..... ???
Dan juga ketika mengatakan "jangan campuradukkan olahraga dengan politik" dalam Piala Dunia 2026, mengapa diam seribu bahasa ketika Amerika berlaku tidak adil terhadap Tim Nasional Iran selama keberadaannya untuk berlaga di Piala Dunia 2026 ?
Lalu mengapa juga diam seribu bahasa ketika banyak negara yang dilarang berkiprah oleh para official-nya untuk berlaga dalam Piala Dunia, Piala Eropa dan Olympiade dengan alasan politik ???
Bagaimana menurut Anda ???
Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,
Max Hendrian Sahuleka



Tidak ada komentar:
Posting Komentar