KUMPULAN ARTIKEL :

Minggu, 29 Maret 2026

SIAPA YANG TIDAK DEMOKRATIS ? MENYOAL DEMO "NO KING" DI AMERIKA SERIKAT MENUNTUT LENGSERNYA TRUMP

Demokrasi artinya kekuasaan berada di tangan rakyat. Dan Republik secara harfiah adalah kembali ke / pada rakyat.

Amerika atau Barat dan antek-anteknya terutama yang anti Iran menuduh bahkan senantiasa menuduh Iran sebagai tidak demokratis, terutama  dengan mengacu pada gelombang protes yang berujung kerusuhan pada akhir Desember 2025 hingga Januari 2026. 

Demo tersebut berawal dari depresiasi Riyal Iran terhadap Dollar. Namun demo ini kemudian melebar isunya menjadi anti terhadap wilayatul fakih dan ingin melakukan revolusi.

Namun demikian, demo dan kerusuhan yang telah berhasil diungkap bahwa ini ditunggangi bahkan diskenariokan oleh Amerika ini berhasil diungkap dan dipatahkan.

Jutaan rakyat Iran di berbagai kota melakukan aksi mendukung pemerintah Iran dan wilayatul fakih. Dan jika kita memang menjunjung tinggi demokrasi dan republik, maka kita bisa menyimpulkan bahwa demo dan kerusuhan yang terjadi di Iran pada akhir Desember 2025 dan awal Januari 2026 justru mengoyak-ngoyak demokrasi itu sendiri.

Dan nampaknya senjata makan tuan. Keinginan Amerika untuk menghancurkan Iran dengan mendalangi demo dan kerusuhan hingga perang dengan Iran malah kini menimbulkan aksi protes besar kepada pemerintah Amerika Serikat yang menuntut pemakzulan Donald Trump.

Aksi demo ini bukan hanya dilakukan di depan Gedung Putih Amerika Serikat, melainkan juga terjadi secara merata di seluruh negara bagian Amerika Serikat.

Aksi protes ini menjadi aksi protes terbesar dalam sejarah Amerika Serikat di mana 8 juta lebih warga Amerika Serikat turun ke jalan yang menentang Donald Trump dan menuntutnya turun dari jabatannya sebagai Presiden Amerika Serikat.

Demo warga Amerika Serikat bertajuk "No King" ini akibat kebijakan imigrasi, perang Iran dan arah demokrasi yang diprotes oleh warga Amerika Serikat.

Salah satu aktor terkenal yang bersuara lantang menentang Trump dan mendukung Demo "No King" ini adalah Robert de Niro. Dan di bawah ini adalah video pernyataannya :

Jika memang Amerika Serikat menjunjung tinggi demokrasi dan republik maka Trump harus dimakzulkan secara konstitusional oleh kongres Amerika Serikat.

Di bawah ini adalah video-video yang dapat Anda saksikan tentang aksi demo "No King" warga Amerika Serikat :

Ketika Trump tidak dimakzulkan dan terus melancarkan serangan ke Iran, ini semakin menunjukkan bahwa Amerika Serikat bukanlah negara yang menjunjung tinggi demokrasi dan republik.

Dan untuk mengakhiri tulisan ini, saya ingin mengajak bersama untuk merenungi firman Allah SWT : "Mereka (orang-orang kafir) membuat tipu daya dan Allah pun membalas tipu daya (mereka). Allah sebaik-baik pembalas tipu daya." [ Q.S. Ali Imran : 54 ]

Terlepas Anda percaya atau tidak dengan firman Allah di atas, yang pasti faktanya jutaan warga Amerika Serikat di sekitar 3.300 titik di seluruh negara bagiannya. 

Akankah Trump segera tumbang ? Lebih jauh lagi, apakah ini awal dari keruntuhan Setan Besar Amerika ?


Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,


Max Hendrian Sahuleka

  • SHARE