PBB nampaknya lagi-lagi menjadi senjata terakhir Amerika dan Israel beserta sekutu-sekutunya ketika kondisinya sudah terdesak kalah tanpa mau lagi melihak duduk permasalah secara jelas dan adil.
Dengan naifnya, PBB mengeluarkan Resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB pada Maret 2026 yang mengecam Iran karena menyerang negara-negara teluk. Resolusi DK PBB ini bukan hanya untuk mengecam Iran agar menghentikan serangannya ke negara-negara teluk tersebut, melainkan juga untuk menggiring opini seolah-olah Iran berada di posisi yang salah karena menyerang negara-negara teluk tersebut.
Iran bukanlah menyerang negara-negara teluk, melainkan menyerang pangkalan-pangkalan militer Amerika di negara-negara tersebut.
Tindakan Iran menyerang pangkalan-pangkalan militer Amerika tersebut bukanlah tanpa dasar dan juga peringatan akan hal ini sebelum terjadinya perang antara Iran dengan Amerika dan Israel ini.
Pada Oktober 2024 dan Juni 2025, Yordania mencegat rudal-rudal Iran yang meluncur ke Israel sebagai serangan balasan yang melintasi wilayah udaranya. Pada 22 Juni 2025, Amerika menyerang Iran melalui pangkalan militernya di Al-Udeid Qatar.
Sebelum terjadinya serangan Amerika dan Israel pada 28 Februari 2026, Iran telah mengingatkan bahwa jika Amerika dan Israel menyerang Iran maka ini menjadi perang kawasan.
Pernyataan Iran ini untuk menegaskan kepada negara-negara Arab bahwa janganlah membantu Amerika dan Israel dengan menjadikan negaranya sebagai pangkalan militer Amerika apalagi sampai digunakan untuk menyerang Iran.
Dan berbagai temuan Iran ditemukan bahwa pangkalan-pangkalan militer Amerika di negara-negara teluk tersebut, meskipun memang belum melakukan serangan, tapi dipersiapkan untuk menyerang Iran, setidak-tidaknya rapat-rapat militer dan strategis digunakan di situ.
Dari gambar peta pangkalan-pangkalan militer Amerika di atas mungkin Anda benar-benar bisa mengerti apa yang akan terjadi jika Amerika menyerang Iran melalui pangkalan-pangkalan militer di semua negara tersebut.
Oleh karena itu, kita juga dapat memahami mengapa Iran sampai mengatakan bahwa jika Amerika dan Israel menyerang Iran maka perang ini menjadi perang kawasan.
Di sinilah naifnya PBB yang mengecam Iran karena menganggap negara-negara yang diserang Iran tidak ada hubungannya dengan perseteruan Iran dengan Amerika dan Israel.
Lagipula, DK PBB sama sekali tidak mengeluarkan resolusi yang mengecam Amerika dan Israel yang memulai serangan terlebih dahulu dan menghancurkan banyak sekolah dan fasilitas publik lainnya serta menewaskan banyak korban sipil terutama anak-anak putri yang dilakukan pada bulan Ramadhan (bulan puasa) yang dimuliakan oleh seluruh umat islam di seluruh negara.
Dan saya yakin seyakin-yakinnya bahwa resolusi DK PBB ini tidak akan dikeluarkan jika saja Amerika dan Israel beserta sekutu-sekutunya dalam posisi menang.
Amerika melalui DK PBB dengan resolusinya nampaknya ingin meminta bantuan dari negara-negara di seluruh dunia untuk menyerang Iran. Amerika ingin menjadikan Iran yang menjadi musuh utamanya sebagai musuh dunia. Inilah kepicikan Amerika.
Namun ternyata, tidak semua negara anggota DK PBB setuju dengan resolusi tersebut. Rusia dan Cina menyatakan abstain.
Banyak hal yang nampaknya perlu dikritisi dari DK PBB. Sampai detik ini, tidak ada resolusi yang mengecam agresi Israel terhadap Palestina. Dan seandainya Yaman yang bukan hanya mampu bertahan melainkan mampu melakukan serangan balasan kepada Arab Saudi niscaya resolusi damai antara Yaman dan Arab Saudi tidak akan dikeluarkan.
Di sinilah sebenarnya kita semakin sadar meskipun Iran sampai saat ini nampaknya berhasil menyerang Israel dan juga pangkalan-pangkalan militer Amerika di negara-negara teluk, Iran sesungguhnya berada dalam posisi yang dizalimi.
Namun satu yang mereka nampak tidak sadari bahwa sungguh Allah bersama pihak yang terzalimi. Dan sungguh doa pihak yang terzalimi itu sangat mabrur. Dengan segala pertimbangan yang telah saya kemukakan dalam tulisan saya sebelum ini (https://maxhendriansahuleka.blogspot.com/2026/03/perang-iran-vs-amerika-dan-israel-siapakah-yang-menang.html), saya semakin yakin bahwa Iran akan mampu mengalahkan Amerika dan Israel beserta sekutu-sekutunya. Dan tidak ada yang mustahil jika Allah sudah berkehenda.
BAGAIMANA MENURUT ANDA ???
Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,
Max Hendrian Sahuleka



Tidak ada komentar:
Posting Komentar